Assalamualaykum Happy People,

Pesatnya perkembangan wisata dari tahun ke tahun di Kota Malang menyebabkan pertumbuhan properti menjadi tren positif dengan banyaknya perumahan dan perhotelan yang dibangun. Investor banyak mendirikan perumahan, apartemen, hotel-hotel dari jenis penginapan sekelas home stay, guest house maupun hotel berbintang.

Keberadaan hotel-hotel lawas di tengah pertumbuhan hotel baru seperti Riche Heritage Hotel pun turut merasakan geliat tersebut. Tetapi Riche Heritage Hotel tetap menarik perhatian wisatawan untuk menginap di hotel tersebut.

Fasilitas baru yaitu Angkringan Oey Di Riche Heritage Hotel Malang sangat menarik perhatian kami ketika sore berkunjung ke sana. Seperti apa, yuk kita simak cerita di bawah ini.

Salah Satu Hotel Lawas Dan Pertama Di Kota Malang 

Riche Heritage Malang yang sudah ada sejak tahun 1933 merupakan hotel pertama di Kota Malang yang beralamat di Jalan Basuki Rahmat No 1 Kota Malang. Hotel lawas dengan gaya arsitektur kolonial Belanda ini masih berdiri tegak sampai sekarang di Kota Malang. Walaupun di beberapa titik sudah mengalami renovasi pada tahun 2014 dan September 2015 diresmikan kembali,  fasad dan interior hotel masih dipertahankan dengan gaya arsitektur kolonial Belanda. Sehingga ketika kita memasuki hotel tersebut, masih terasa aura dari jaman Belanda, wow… terasa unik, bukan?

Asrama tentara Belanda yang sekarang menjadi Riche Heritage Hotel (dok. pribadi)

 

Cerita tentang awal mula hotel ini berawal dari sebuah asrama tentara Belanda yang kemudian berjalannya waktu asrama itu dijadikan hotel dengan kepemilikan seorang berkewarganegaraan Belanda. Entah bagaimana ceritanya kemudian dibeli oleh seorang pengusaha keturunan Tionghoa bernama Oey Pek Hong pada tahun 1975. Oey yang mempunyai nama Prof Dr Juwana Hardjawijaja saat itu adalah jaksa tinggi di Kota Malang. Untuk nama Oey sendiri kemudian diabadikan ke nama Cafe Oey dan Angkringan Oey. (Sumber: Malangtimes.com)

Nama Oey diabadikan ke nama Cafe Oey (dok. pri)

 

Berlokasi di pusat kota di kilometer 0 (nol) sehingga letaknya yang strategis dekat Alun Alun Kota Malang dan dikelilingi oleh bangunan lawas lainnya seperti Sarinah, Gereja GPIB, Restoran Oen dll. Sehingga tamu hotel dapat berjalan kaki sambil menikmati beberapa sisa bangunan lawas peninggalan kolonial Belanda. Menikmati wisata heritage di Kota Malang, cukup asyik, lho.

“Dengan mempertahankan bentuk bangunan heritage, untuk ke depannya anak-anak kita akan mengerti apa itu arti sejarah dari Riche Heritage Hotel yang bangunannya  peninggalan Belanda dengan nilai arsitektur di era modern. Lokasi yang tepat di jantungnya Kota Malang serta didukung dengan keramahtamahan staff yang friendly,” ungkap Bu Nur Erliana selaku Koordinator Riche Heritage Hotel.

Fasilitas dan Tipe Kamar Riche Heritage Hotel

Memasuki hotel dengan welcome drink Thai Tea yang menyegarkan di lobby, kita dapat beristirahat di sayap kanan hotel dimana disana disediakan sofa-sofa empuk dan toilet sedangkan di sebelah kiri terdapat Cafe Oey.

Masuk ke dalam hotel di belakang resepsionis terdapat kamar-kamar dengan tipe besar dan taman terbuka. Kamar-kamar lain mengelilingi hotel di samping kanan kiri dan di belakang dengan bangunan kamar masih bangunan asli.

Memiliki 54 buah kamar dengan tingkat okupansi 20 kamar per hari. Untuk rate tarif kamar berkisar antara Rp150.000 – Rp600.000. Kamar dilengkapi dengan AC, TV layar datar, shower air panas dan dingin, alat mandi, handuk, air mineral juga free WIFI. Beberapa kamar ada yang dilengkapi dengan kipas angin.

Salah satu tipe kamar di Riche Heritage Hotel (dok. pri)

 

Hotel yang menyediakan fasilitas meeting room untuk umum juga menyediakan layanan Spa bernama Gayatri Spa yang buka menerima layanan mulai jam 10.00 –  22.00. Di Gayatri Spa kita dapat rileks mengendurkan otot tubuh yang lelah karena perjalanan wisata, jangan khawatir karena akan dihandle oleh terapis yang berpengalaman. Tidur bisa nyenyak banget kalau habis melakukan spa.

Untuk tamu hotel, breakfast dapat dinikmati di Cafe Oey. Tersedia bubur ayam, nasi pecel, ayam goreng laos, tempe Malang goreng, jus jeruk, buah semangka, infused water ketimun juga teh dan kopi.

Breakfast di Cafe Oey (dok. pri)

 

Menu lain juga dapat dipesan oleh tamu hotel di luar jam breakfast di Cafe Oey. Menu western dan tradisional dapat dinikmati dengan harga antara Rp15.000- Rp54.000 di cafe yang buka dari jam 7.00 sampai dengan jam 23.00. Tamu hotel dapat menikmati hidangan di dalam Cafe Oey maupun duduk di teras cafe sambil memandang kegiatan di luar hotel.

Cafe Oey dan teras (dok. pri)

 

Nongki Cantik Di Angkringan Oey

Selain Cafe Oey, Riche Heritage Hotel memiliki Angkringan Oey. Sebuah tempat makan terbuka yang berada di halaman parkir sayap kiri depan hotel.

Angkringan Oey

Nongki cantik di Angkringan Oey (dok. pri)

 

Kumpulan meja dan kursi ditata sehingga kita dapat nongki cantik di Angkringan Oey.  Digelar mulai jam 15.00 – 23.00 dengan menu makanan masakan Jawa dengan harga yang sangat terjangkau antara Rp7.500 – Rp15.500.

Menu Angkringan Oey (dok. pri)

 

Beberapa menu makanan minuman di Angkringan Oey (dok. pri)

 

Terdapat juga minuman hangat maupun dingin yang dapat dipesan sambil menikmati live music untuk menemani tamu dari luar hotel mulai jam 20.00 – 23.00. Menyanyi bersama dengan pemain musiknya juga bisa, lho. Asyik banget kan?

Angkringan Oey live music

Live musik (doc. pri)

 

So, kapan Happy People berkunjung untuk nongki cantik di Angkringan Oey? Jangan lupa ajak teman dan keluarga. Kalian bisa berfoto di hotel dengan arsitektur kolonial Belanda. Keren banget deh pokoknya. Cuzz ah

Salam ^_^