Desa Wisata Sanankerto sering bikin saya bingung, apa bedanya dengan Eko Wisata Boon Pring? Dulu tahun 2017 saya sering ke Boon Pring ikut rombongan fotografer. Sebelum Subuh sudah tiba di sana, shalat di mushalanya (dan saya baru sadar kalau mushalanya dekat dengan Pesarean Mbah Singorejo).

Kenapa tuh dulu Subuh sudah harus ada di Boon Pring? Karena mengejar sunrise di kebon bambu yang ray of light-nya tuh indaaah banget. Eh, kok jadi ngalor ngidul yah? Baiklah, jadi saya dulu itu bolak balik ke Boon Pring, sering sih liat tulisan Desa Wisata Sanankerto. Tapi di mananya sih Desa Wisata Sanankertonya? Akhirnya kejawab juga di tanggal 27 Juli 2024 lalu. Saya diajak mbak Dini salah satu penggiat wisata di Kota Malang yang juga partner dari Atourin Travel.

Atourin Mengeluarkan Paket Tur Desa Wisata

Atourin Travel mengeluarkan paket tur Half Day Combine. Di mana paket wisata tersebut dengan rincian acara yang berada di Desa Wisata Sanankerto dan Ekowisata Boon Pring. Desa Wisata Sanankerto yaitu ke Kampung Dolanan, Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), Edukasi UMKM dan Ekowisata Boon Pring. Harga paket ini Rp 312,000 per orang. Fasilitas yang didapat adalah tiket wisata Boon Pring, snack, minuman herbal, makan siang, speedboat, dokumentasi dan pemandu wisata. Saya akan cerita tentang kegiatan yang berada di Desa Wisata Sanankerto, untuk kegiatan yang di Boon Pring saya akan cerita di lain kesempatan.

paket tur desa wisata sanankerto

Happy People yang tertarik ambil paket Desa Wisata Sanankerto tinggal booking aja di aplikasinya Atourin. Aplikasi Atourin bisa diunduh di Google Play mau pun App Store. Gampang banget bookingnya juga pembayarannya. Juga tersedia berbagai macam paket tur yang bisa Happy People pilih-pilih yang tersebar di seluruh Indonesia. Paket desa wisata Atourin juga bisa dipilih di marketplace Atourin.

Berkumpul di Balai Desa Sanankerto

Jam 9-an saya dan Mbak Dini telah tiba di Balai Desa Sanankerto yang berada di Turen Kabupaten Malang. Mbak Dini menjemput saya di rumah kemudian kami berangkat bersama menuju Balai Desa Sanankerto. Seperti biasa ada yang terlambat datang. Kali itu kami dijadikan satu rombongan dan total kami berenam. Ada Mas Riang Prakoso dan Mas Rifki Fadillah dari Genpi Jatim, Mas Pito dari Jatimtimes, Mas Putra Wahyu dari Himapar FIA UB.

eko wisata boon pring
dokumen pribadi

Kami disambut Mas Rivo dan tim dari Atourin serta perangkat Desa Sanankerto. Pagi-pagi kami diberi suguhan kue ndeso yaitu kue lemper, klepon ubi dan talam. Minumnya itu lho yang sangat menyenangkan, yaitu wedang kembang telang dan wedang jahe sereh. So happy mengudap suguhan tradisional.

marketplace atourin
dokumen pribadi

Setelah semua berkumpul, kata sambutan mulai dari Mas Rivo, Sekretaris Desa Sanankerto Bapak Khafid Muzadi dan juga ada mbak-mbak pemandu. Setelah sambutan selesai, kami pun mulai siap-siap berangkat untuk menikmati perjalanan paket tur Half Day Combine yaitu Desa Wisata Sanankerto dan Boon Pring.

Desa Wisata Sanankerto

Dari halaman Balai Desa Sanankerto, kami naik kendaraan terbuka yang dikendarai oleh Pak Dono. Sinar matahari pagi sangat cerah dan bersahabat, tak lupa saya kenakan topi yang sudah saya bawa dari rumah. Paket tur Desa Wisata Sanankerto dengan rute ke Kampung Dolanan, KRPL (Kampung Rumah Pangan Lestari) serta Edukasi UMKM.

Kampung Dolanan

Perjalanan dimulai dari halaman Balai Desa Sanankerto menuju Kampung Dolanan menggunakan kendaraan terbuka. Setibanya di Kampung Dolanan, kami disambut dengan tim musik angklung dan pemandu. Telah disiapkan juga beberapa dolanan seperti yoyo, gangsing, lato, congklak, enggrang dan lagi-lagi kue tradisional. Kali ini kita diberi kue yang dibungkus daun pisang seperti kue nogosari tetapi saya lupa namanya. Gak bisa saya catet di HP sih. Karena HP kami semua disita! Lhooo, kok bisa??

half day combine
Di Kampung Donalan (dok. pribadi)

Jaid di Kampung Dolanan itu konsepnya semua wisatawan diharapkan turut serta dalam semua permainan. Jangan liat ke HP melulu. Yang paling seru tuh dolanan enggrang. Saya mah gak ikut main, tetap bagian ngetawain yang pada naik enggrang, Karena lucu dan itu ternyata susah lho!

Saya mah sibuk main lato-lato aja hihi. Kemudian pemandu menawarkan kita peserta untuk menyanyi dengan diiringi band angklung. Tetapi nggak ada yang bisa nyanyi! Wkwkwk. Ya udahlah, setelah 30 menit berlalu dan kami berfoto bersama untuk ke spot berikutnya. Kami naik kendaraan lagi menuju KRPL alias Kampung Rumah Pangan Lestari.

KRPL (Kampung Rumah Pangan Lestari)

Acara paket Desa Wisata Sanankerto berikutnya yaitu ke KRPL (Kampung Rumah Pangan Lestari). Di KRPL kami berhenti dan melihat hampir semua rumah warga melakukan tanam sayur di halaman yang masih bisa dimanfaatkan. Maklum ya, rumah di desa tuh luas-luas. Senang banget melihatnya, karena sayurnya segar-segar. Tidak hanya menanam sayur yang bisa dibeli oleh wisatawan, warga juga menanam benih bibit sayur yang bisa dibeli oleh petani.

desa wisata sanankerto
Di KRPL (dok. pribadi)

Dan tau nggak sih, itu kan kita berada di area yang agak tinggi. Karena memang areanya berkontur, nah ada peserta yang bertanya. Pengairannya bagaimana, karena ini areanya berkontur. Ternyata airnya justru berasal dari sumber yang di bawah kemudian menggunakan alat pompa bernama dongki.

Dongki ini akhirnya kami lihat juga ke bawah dengan menggunakan kendaraan. Dongki ini terbuat dari besi yang sebetulnya peninggalan zaman Belanda dan dibuat ulang oleh seorang insinyur warga Sanankerto. Akhirnya bisa mengairi ke area yang berada agak ke atas.

paket desa wisata atourin
Dongki untuk pengairan di KRPL Desa Wisata Sanankerto (dok. pribadi)

Edukasi UMKM

Berikutnya kami dibawa oleh Pak Dono untuk acara berikutnya yaitu edukasi UMKM yang merupakan salah satu dari paket Desa Wisata Sanankerto yaitu ke rumah ibu Mud. Beliau adalah penggiat UMKM dengan produksi kue opak gambir. Beliau menyambut kami di rumahnya. Ibu Mud juga menerima catering dan membuat bakery. Kami dibawa ke dapurnya yang luas.

Di dapurnya sudah tersedia adonan dan cetakan kue opak gambir dua buah di atas kompor. Kami menonton Ibu Mud membuat opak gambir dengan menuangkan adonan ke cetkan dan membolak balik cetakan. Kemudian setelah beberapa waktu adonan yang mulai jadi diambil dengan menggunakan semcam tusuk bambu dan dipilin membentuk tabung. Jadi deh. Dan kita bagian mencicipi dan rasanya enak sekali. Ada rasa jahe dan biji wijennya. Istimewa!

wisata malang raya
Ibu Mud sedang membuat kue opak gambir (dok. pribadi)

Ibu Mud mempersilakan peserta paket tur Desa Wisata Sanankerto untuk praktek langsung kue opak gambir. Mbak Dini mencoba dan ada yang gosong hihi. Setelah puas kami di dapur Ibu Mud kemudian kami beranjak ke kendaraan yang bersiap membawa kami ke Eko Wisata Boon Pring.

Baca juga: Coban Tarzan di Malang

Penutup

Desa Wisata Sanankerto yang merupakan bagian dari wisata Malang Raya akhirnya bisa juga saya nikmati. Pertanyaan saya mengenai Desa Wisata Sanankerto sejak tahun 2017 saat bolak balik ke Boon Pring akhirnya terjawab sudah. Terjawab dengan saya bisa mengikuti paket tur Desa Wisata Sanankerto dari Atourin. Pulangnya kami mendapat oleh-oleh satu bungkus kue opak gambir dab satu bungkus kue carang mas.

Untuk kalian yang ingin wisata ke daerah Turen, bisa ambil paket Half Day Combine yaitu paket tur yang dikeluarkan oleh Atourin. Paket tersebut menikmati perjalanan Desa Wisata Sanankerto dan Eko Wisata Boon Pring. Paket tersebut bisa dipilih di market place Atourin. Pokoknya seru dan puas!