Sehat Bersama Antangin Selama Menjalani Puasa Ramadhan –  Siang hari selepas shalat Dzuhur, anakku mengeluhkan kepalanya sakit dan merasakan perutnya kembung. Saat sahur anakku bangunnya mepet dengan waktu imsak, sehingga makannya terburu-buru dan kurang minum air putih sehingga muncul sakit kepala dan perut kembung.

Dan kutanyakan lagi, ketika buka puasa bersama teman-teman kuliahnya kemarin makan dan minum apa saja. Anakku mengakui kalau minum sogem alias soda gembira, yaitu minuman susu kental manis dengan Fanta merah serta es. Hm, aku cuman bilang ya wajar saja kalau sekarang perutnya kembung karena minum es soda. Kalau dilakukan terus menerus bisa masuk angin dan berakibat sakit flu.

Mau tidak mau siang itu anakku membatalkan puasanya karena sudah tidak dapat menahan sakit kepalanya. Setelah berbuka dengan minum dan makan secukupnya, kuberikan Antangin Habbatussauda satu sachet untuk meredakan sakit kepala dan perut kembungnya. Kemudian kuminta untuk beristirahat agar segera pulih kembali tubuhnya.

Anakku yang berkuliah di Universitas Brawijaya memang sedang banyak aktivitasnya. Kemarin ketika selesai kuliah lanjut buka puasa bersama teman-temannya sambil nugas alias mengerjakan tugas kelompok. Setibanya di rumah hanya istirahat sebentar kemudian melanjutkan kegiatan zoom meeting dengan  organisasi IAAS dan berakhir dengan tidur larut malam.

Kenapa aku memberikan Antangin Habbatussauda untuk anakku? Kenapa tidak memberikan obat dokter? Jujur saja, sejak tahun 2013 aku pribadi sudah mengurangi konsumsi obat-obatan dari dokter. Aku berpendapat, menggunakan bahan herbal alami lebih baik untuk mengobati tubuh yang sedang terkena gejala sakit ringan seperti masuk angin.
Sedari aku kecil, mamaku juga sudah terbiasa memberikan jamu-jamuan seperti jamu kunyit asem, temulawak atau beras kencur untuk konsumsi anggota keluarga sehari-hari yang dapat menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terkena penyakit.

Tips Sehat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan

Menjalani puasa Ramadhan di saat pandemi COVID-19 seperti saat ini, membuat aku harus menyiapkan tubuh yang sehat agar dapat menjalankan semua kegiatan termasuk ibadah puasa dengan lancar. Apa saja tips sehat yang harus dipersiapkan? Kita simak di bawah ini yuk, Happy People.

1. Minum Air Putih

Kandungan air dalam tubuh manusia adalah sebanyak dari 60 – 70% dari berat badan. Sehingga harus dijaga kandungan air dalam tubuh dengan cukup mengonsumsi air putih selama menjalankan ibadah puasa. Manfaat air putih untuk tubuh:

  • Memelihara kesehatan kulit
  • Menjaga konsentrasi
  • Menjaga kesehatan pencernaan
  • Menjaga tekanan darah
  • Mencegah batu ginjal
  • Menjaga kesehatan sendi dan otot
  • Mencegah dehidrasi
  • Mencegah penyakit kardiovaskular

Saat menjalankan ibadah puasa, sebaiknya harus tetap dijaga mengonsumsi air putih sebanyak 8 gelas sehari. Cara mengonsumsi 8 gelas air putih saat puasa dapat dibagi sebagai berikut:

  • 1 gelas saat berbuka puasa
  • 2 gelas saat makan setelah shalat Maghrib
  • 2 gelas setelah shalat Tarawih
  • 1 gelas sebelum sahur
  • 2 gelas setelah sahur dan sebelum imsak

2. Makan dengan Porsi Cukup

Saat sahur jangan makan terlalu sedikit atau terlalu banyak. Bila terlalu sedikit dapat mengakibatkan tubuh akan terasa lemas tidak ada energinya. Bila terlalu banyak makan pun akan mengakibatkan tubuh lebih mudah mengantuk dan jadi mager alias malas bergerak.

3. Konsumsi Cukup Protein dan Sayur Buah

Saat menjalankan ibadah puasa tetap mengonsumsi cukup protein seperti ikan, ayam, telur juga daging. Jangan lupa juga untuk konsumsi banyak sayur dan buah sebagai kebutuhan serat harian agar tidak menyebabkan sembelit saat BAB (Buang Air Besar).

4. Minum Antangin 

Saat pandemi seperti sekarang ini, seluruh umat muslim tetap menjalankan ibadah puasa. Meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan, dapat dilakukan dengan mengonsumsi Antangin yang mengandung herbal alami yang diperoleh dari alam Indonesia.

Cek KLIK untuk Antangin

Sebagai seorang ibu yang harus memilih obat herbal terbaik untuk anakku, seringkali aku dibingungkan ketika memilih produk saat berada di swalayan. Lama berdiri membanding-bandingkan merk yang satu dengan merk yang lain untuk menimbang-nimbang produk apa yang sebaiknya akan aku beli. Ada yang seperti aku, nggak? Pasti kalian juga melakukan hal yang sama sepertiku.

Penting sekali untuk memperhatikan kemasan dan membaca label yang ada di produk obat herbal agar mendapat manfaat yang maksimal. Terutama juga agar dapat terhindar dari produk yang sudah lewat masa kedaluwarsanya.

Perlu diketahui, banyak dipublikasikan oleh berita bahwa di pasaran banyak ditemui penampung produk baik makanan dan obat-obatan yang menghapus masa kedaluwarsa kemudian dijual kembali dan hal itu sangat berbahaya sekali bila dikonsumsi.

Dari situs pom.go.id milik BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) setiap konsumen diminta untuk melakukan cek KLIK obat dan pangan sebelum membeli.

cek klik obat dan pangan

sumber: www.pom.go.id

Apa saja cek KLIK itu? Yaitu:

  • Cek Kemasan: Dengan melihat kemasan apakah masih baik bentuknya, tidak mengalami kebocoran, tidak penyok, tidak menggembung, tidak sobek dan tidak berkarat kalau kemasannya dari kaleng.
  • Cek Label: Dengan memeriksa info-info yang ada dikemasan setidaknya ada enam info yaitu nama produk, jenis produk, komposisi produk, nomor izin edar, kode produksi dan tanggal kedaluwarsa.
  • Cek Izin Edar: Pastikan produk yang dibeli sudah memiliki izin edar dari BPOM. Bila sudah memiliki izin edar berarti produk tersebut sudah melewati tahapan pemeriksaan yang ketat sehingga aman untuk dikonsumsi.
  • Cek Kedaluwarsa: Dengan memeriksa tanggal kedaluwarsa, konsumen akan terhindar dari resiko seperti keracunan, reaksi bahan kimia dan manfaat yang sudah tidak baik untuk dikonsumsi.

Dan untuk produk herbal Antangin JRG yang kumiliki, aku beritahu kalian Happy People untuk cek KLIKnya di bawah ini.

sehat bersama Antangin selama puasa

Cek KLIK untuk Antangin (sumber: dok. pribadi)

  • Cek Kemasan: Kemasan Antangin JRG aman cairannya tidak bocor, tidak sobek atau pun tidak menggelembung.
  • Cek Label: Pada kemasan Antangin terdapat info nama produk (Antangin JRG), jenis produk (sirup herbal), komposisi produk (jahe, royal jelly, madu, dll) nomor izin edar (POM HT 112600041), kode produksi (RB196C22) dan tanggal kedaluwarsa (Mar22Mar24)
  • Cek Izin Edar: tertera cetakan di kemasan yaitu POM HT 112600041
  • Cek Kedaluwarsa: tertera cetakan komputer yaitu Mar22Mar24

Sehat dengan Back To Nature

Alam Indonesia tanahnya sangat subur dan kaya sekali dengan aneka tumbuh-tumbuhannya.  Kebayang kan, bangsa Belanda jauh-jauh ke bumi Indonesia dan selama 350 tahun menjajah dan menikmati aneka rempah dan komoditi lainnya. Bagaimana dengan kita?

Seperti yang kusinggung di awal tadi dimana aku dan anakku sejak tahun 2013 mulai mengurangi obat-obatan dari dokter untuk mencegah gejala sakit ringan seperti sakit kepala, batuk, flu dan gejala sakit ringan lainnya.  Aku mulai menggunakan bahan-bahan herbal alami sebagai pencegah gejala sakit ringan.

Mungkin aku termasuk orang yang telat untuk memulai menggunakan bahan herbal sebagai pengobatan. Tetapi aku tidak berkecil hati, karena demi kebaikan untuk kesehatan anakku sehingga tidak ada kata terlambat untuk mulai mengonsumsi bahan-bahan herbal alami.

Aku menjaga sekali kesehatan tubuhku dan anakku dengan tidak terlalu banyak mengonsumsi obat-obatan kimia bila mengalami gejala sakit ringan. Kalau masih bisa diatasi dengan produk herbal kenapa tidak? Kasihan juga ginjalnya bila kebanyakan mengonsumsi obat-obatan kimia. Tidak hanya ginjal saja, bisa berefek buruk ke organ tubuh yang lain seperti jantung dan penyakit lainnya.

#BelieveinNature. Alam telah memberi banyak manfaat untuk manusia lewat kuntum bunga, helaian daun, ranting dan batang serta akarnya yang kuat. Karena sebetulnya kehidupan itu merupakan sinergi harmonis antara manusia dan alam untuk menciptakan dunia yang lebih baik. Sejak dulu alam telah memberikan banyak kebaikan dan diharapkan manusia untuk mengolahnya agar tercipta kehidupan yang lebih baik. Sehat dengan back to nature, kenapa tidak?

Saat ini Deltomed Laboratorie mengeluarkan 2 jenis Antangin yaitu Antangin JRG dan Antangin Habbatussauda. Kandungan herbal di dalamnya menjadi favorit aku dan anakku dalam menjalani kehidupan sehari-hari terutama saat puasa Ramadhan.

Antangin JRG

Aku sediakan untuk sehat bersama Antangin selama puasa di dalam perjalanan jauh. Sebelum perjalanan jauh seperti mudik di bulan puasa, sebaiknya konsumsi Antangin JRG satu sachet sesudah makan.

Eh puasa kok minum Antangin? Di mazhab Syafi’i, disebutkan bahwa musafir yang melakukan perjalanan jauh minimal 82 kilometer tidak diwajibkan berpuasa dan dapat menggantinya di hari lain. Selalu sehat bersama Antangin selama puasa Ramadhan ya, Happy People.

antangin JRG

Di kereta api eksekutif aku mengonsumsi Antangin sebelum perjalanan jauh mudik (sumber: dok. pribadi)

Antangin JRG tersedia dalam bentuk  sirup herbal, tablet dan herbal candy/permen. Favoritku adalah kemasan dengan sirup herbal dengan bentuk kecil tipis yang mudah diselipkan dalam tas. Sangat simple dan praktis karena selalu ada bila dibutuhkan. Langsung terasa hangatnya di dalam tubuhku selama dalam perjalanan yang biasanya kena AC terlalu lama.

Kandungan bahan herbal di dalam Antangin JRG yaitu jahe, daun sembung, ginseng, peppermint, akar manis, biji pala, kunyit dan madu. Kombinasi bahan-bahan herbal alami tersebut dapat mengatasi mabuk perjalanan, kecapekan dan gejala masuk angin seperti meriang, mual, kembung, sakit kepala dan juga dapat melegakan sakit tenggorokan.

Untuk mengatasi masuk angin, minum secara langsung Antangin JRG 3 x sehari masing-masing satu sachet sesudah makan. Untuk mabuk perjalanan bisa minum Antangin satu sachet sebelum perjalanan jauh. Untuk menjaga kesehatan tubuh, bisa minum 3 x sehari masing-masing satu sachet sesudah makan secara teratur.

Antangin JRG juga dapat dituang ke dalam setengah gelas air teh tawar hangat, ini juga sering kulakukan. Simpan sirup herbal ini di suhu ruang dan jauhkan dari paparan cahaya matahari langsung mau pun tempat lembab.

Sedangkan untuk dosis anak-anak dengan usia 6-12 tahun adalah setengah sachet Antangin JRG dan dapat diminum tiga kali sehari sesudah makan. Jangan lupa ya Happy People, konsumsi #AntanginJRG sebelum melakukan perjalanan jauh agar tubuh tetap fit dan sehat hingga tiba di tempat tujuan.

Antangin Habbatussauda

Cuaca yang tak menentu di kotaku, Kota Malang yang biasanya pada pagi hingga siang hari sangat panas juga terik sekali, dan pada siang hari hingga malam hari bisa hujan sangat deras. Untuk aku yang sering menggunakan motor dan mengalami kehujanan sehingga rentan sekali tubuhku kena masuk angin. Paling nggak enak tuh kalau sudah terkena masuk angin. Badan rasanya nggreges semua, meriang, mual, kembung, sakit kepala dan sakit tenggorokan.

Bila tubuh tidak fit pada saat bulan puasa, dapat menyebabkan ketidaklancaran dalam menjalankan ibadah puasa. Dan hal ini sangat disayangkan sekali, karena aku sebelumnya sangat menantikan datangnya bulan Ramadhan tetapi ketika saatnya tiba malah tidak dapat menjalani ibadahnya dengan lancar karena sakit.

Kalau untukku, obatnya masuk angin ya hanya dengan Antangin Habbatussauda karena mengandung habbatussauda (jinten hitam), meniran dan jahe. Kandungan bahan herbal ini dapat memperkuat sistem kekebalan daya tahan tubuh juga dapat mengatasi masuk angin.

antangin habbatussauda

Ketika aku dan anakku berbuka puasa bersama di Kopi Sotoloyo Malang dan tetap minum Antangin Habbatussauda sesudah makan (sumber: dok. pribadi)

Habbatussauda atau jinten hitam sudah banyak dikenal khasiatnya sebagai penyembuh segala penyakit bagi kalangan umat muslim. Karena kaya nutrisi seperti karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin A, B1, B6, C dan E. Habbatussauda masuk dalam golongan imunostimulan fitogenik dengan kandungan thymoquinone yang dapat berfungsi memperkuat sistem kekebalan daya tubuh sehingga tubuh lebih sehat.

Sedangkan meniran merupakan herbal yang tumbuh secara liar di alam bebas tetapi memiliki fungsi sebagai imunostimulan untuk mengoptimalkan pertahanan tubuh karena mengandung zat aktif phyllanthin dan flavonoid.

Jahe sendiri memiliki banyak mengandung nutrisi yang sangat lengkap yaitu magnesium, vitamin C dan B6, fosfor, tembaga, besi juga kalsium dan minyak atsiri yang dapat memberikan sensasi hangat di seluruh tubuh dan efektif meringankan masuk angin.

Untuk memelihara daya tahan tubuh agar sehat selama menjalani ibadah puasa Ramadhan di masa pandemi COVID-19 ini, #AntanginHabbatussauda dapat dikonsumsi oleh dewasa mau pun anak-anak juga lansia.

Setiap hari cukup satu sachet pada saat sahur dan satu sachet pada saat berbuka puasa. Semacam booster agar dapat memperkuat sistem daya tahan tubuh dan juga dapat meredakan gejala masuk angin. #HangatkanRamadhan agar sehat bersama Antangin selama puasa Ramadhan.

Tiga Dekade PT Deltomed Laboratories 

Seperti yang dilakukan perusahaan Deltomed Laboratories yang berawal dari sebuah home industry di Banjarmasin Kalimantan Selatan pada tahun 1976, Antangin diproduksi dengan menggunakan alat tradisional dan manual untuk memroses ekstraksi bahan herbal.

Tahun 1987 kemudian pabrik dipindahkan ke Wonogiri, Jawa Tengah dengan menempati lahan seluas satu hektar. Tahun 1992 terjadi perpindahan masih di Wonogiri juga tetapi menempati lahan yang lebih luas lagi. Yaitu menempati lahan seluas delapan hektar di Desa Nambangan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri.

Bahan baku Antangin dikembangkan di lahan subur seluas 20 hektar di ketinggian 700 meter di area kaki gunung Lawu. Dengan cuaca dingin dan udara bersih sehingga didapat hasil perkebunan dengan kualitas yang baik.

Komitmen PT Deltomed Laboratories dalam menjaga kualitas produknya dengan mengadopsi teknologi terkini dari Jerman yaitu Quadra Extraction System (QES). Agar mendapatkan proses produksi yang lebih higienis, efisien dan volumenya meningkat lima kali lipat dari sebelumnya.

Tidak hanya disitu saja, perusahaan menerapkan sistem pengolahan obat herbal yang disebut Cara Pembuatan Obat-obatan Tradisional yang Baik (CPOTB) tahun 2009 yang kemudian disempurnakan pada tahun 2011 sesuai ketentuan BPOM dan Kementerian Kesehatan. Selain itu semua produksi herbal sudah memenuhi standar Good Manufacturing Product (GMP) dan telah mendapat sertifikat National Sanitation Foundation (NSF).

Semua produk PT Deltomed Laboratories sangat terjamin mutunya dengan mendapat izin edar dari BPOM juga mengantongi sertifikat halal dari MUI dan ISO 9001-2008. Jadi jangan khawatir untuk mengonsumi Antangin yang merupakan produk obat herbal tersandar.

Luar biasa ya, totalitas produsen Antangin ini dalam sumbangsih untuk menyehatkan bangsa Indonesia melalui konsep back to nature dengan menggunakan aneka tanaman yang dijadikan obat herbal.

Sebagai produsen obat herbal paling hits di Indonesia, produknya tak hanya menguasai pasar dalam negeri saja, tetapi juga sudah merambah hingga pasar luar negeri seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Hongkong, Saudi Arabia, Amerika serta Nigeria.

Dan satu lagi, Antangin sendiri telah beberapa kali meraih penghargaan ICSA (Indonesian Costumer Satisfaction Award) pada tahun 2004, 2005, 2006, dan 2007. Antangin juga mendapat penghargaan Top Brand Platinum Award 2011 untuk kategori Herbal Medicine Against Cold. Penghargaan tertinggi ini diberikan untuk sebuah merk yang terbukti telah mampu bertahan selama 8-12 tahun.

Tiga dekade PT Deltomed Laboratories berkontribusi untuk bangsa Indonesia agar tetap sehat dengan obat herbal yang diperoleh bahan-bahannya dari alam Indonesia yang kaya.

sehat bersama antangin selama puasa

Sehat bersama Antangin selama puasa Ramadhan kenapa tidak? Tidak diragukan lagi mengonsumsi Antangin dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh serta dapat meredakan gejala masuk angin terutama di masa pandemi seperti saat ini. Selalu sediakan Antangin JRG dan Antangin Habbatussauda. Beberapa #testimoniAntangin sudah kuceritakan di atas, dimana aku sudah menggunakan Antangin untuk menjaga keluargaku agar tetap fit dan sehat selama bulan puasa Ramadhan. Bagaimana dengan kalian, Happy People?

referensi:

  • website BPOM (www.pom.go.id)
  • website Deltomed Laboratories (www.deltomed.com)